Bisnis Kuliner Booming, ESB Bagikan Tips Jadi Juara Pasar

Bisnis Kuliner Booming, ESB Bagikan Tips Jadi Juara Pasar

Read Time:3 Minute, 47 Second

Jakarta, CNBC Indonesia – Saat ini, bisnis di sektor industri restoran dan tempat makan berkembang seiring dengan pemulihan kondisi ekonomi pasca pandemi COVID-19. Kementerian Perindustrian RI mencatat, pada tahun 2022 akan terjadi peningkatan sebesar 3,68% dari sisi pertumbuhan sektor industri restoran dan tempat makan. Angka tersebut meningkat dari tahun 2021 yang hanya 2,95%.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mencatat, kuliner merupakan subsektor penyumbang terbesar Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif. Subsektor kuliner memberikan kontribusi sebesar Rp455,44 triliun atau sekitar 41 persen dari total PDB ekonomi kreatif sebesar Rp1.134 triliun pada tahun 2020.

Melihat hal tersebut, PT Essence Solusi Buana (ESB) bekerjasama dengan Foodizz Academy mengadakan roadshow bertajuk F&B National Roadshow Scale Up the Local Champion Culinary Business yang berlangsung dari bulan Maret hingga Agustus 2023. Para pelaku bisnis kuliner lokal di kota tersebut dapat mengikuti roadshow ini tanpa dipungut biaya. biaya. Jakarta, Surabaya, Semarang dan Bali.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, jumlah Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia mencapai 3.996.325. Di Jawa Timur terdapat 746.732 UMK, kemudian di Jawa Tengah terdapat 569.896 UMK, di DKI Jakarta terdapat 285.880 UMK, dan di Bali terdapat 53.971 UMK.

“F&B National Roadshow Scale Up Local Champion Business Culinary merupakan salah satu komitmen ESB dengan bekerjasama dengan Foodizz Academy untuk mendukung perkembangan bisnis kuliner lokal. Khususnya di Jakarta, Surabaya, Semarang dan Bali sebagai kota besar yang potensi bisnisnya terus meningkat seiring perekonomian pulih. pasca pandemi”, ujar CEO dan Co-Founder ESB, Gunawan.

F&B National Roadshow Scale Up Local Champion Bisnis Kuliner telah berlangsung sejak bulan Maret lalu, tepatnya di kota Jakarta pada tanggal 13-14 Maret 2023. Sedangkan yang terdekat akan diadakan di kota Surabaya pada tanggal 30-31 Mei 2023. Selanjutnya Kota Semarang akan dilaksanakan pada tanggal 17-18 Juli 2023 dan Bali pada tanggal 29-30 Agustus 2023. Calon peserta di masing-masing kota dapat melakukan pendaftaran melalui https://bit.ly/scaleup-zero, setelah itu calon peserta akan dikuratori oleh ESB dan Foodizz untuk dapat mengikuti kelas online ini secara gratis.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pengusaha kuliner yang mendaftar. Sejauh ini total sudah ada 1.994 pendaftar dari seluruh kota tempat diadakannya roadshow tersebut. Sedangkan selama pelaksanaan di kota Jakarta kemarin, sebanyak 660 pelaku bisnis mengikuti kelas online dan offline.

Roadshow Nasional F&B Scale Up The Local Champion Culinary Business dirancang untuk memberikan langkah-langkah strategis dan taktis bagi pelaku bisnis kuliner yang siap untuk scale up bisnisnya. “Peserta tidak hanya mendapatkan materi secara lengkap, tetapi juga diskusi dan ilmu best practice yang akan diselenggarakan selama dua hari berturut-turut dalam seminar yang diselenggarakan oleh Foodizz Educators,” ujar Founder dan Educator Foodizz Academy, Rex Marindo.

Materi dalam kelas pada roadshow tersebut akan membahas berbagai hal terkait scale up bisnis F&B. Contohnya termasuk menentukan model bisnis yang tepat untuk meningkatkan atau memperluas bisnis F&B. Selain itu, bagaimana memahami skema bisnis kuliner dalam bentuk kemitraan atau waralaba. Melaksanakan perencanaan bisnis terperinci dan manajemen keuangan dalam proses peningkatan. Untuk memahami peran dan adopsi teknologi dalam mengembangkan bisnis untuk menjaga profitabilitas.

Dalam dua hari penyelenggaraan kelas di setiap kota akan ada tiga materi utama yang diberikan kepada peserta. Materi pertama adalah Scale Up & Expansion Business Model. Materi ini menjelaskan poin-poin penting dalam proses Scale Up Business dan Expansion Business Model, agar pengusaha kuliner dapat mempertahankan usahanya agar berkelanjutan dan berkembang.

Materi kedua adalah Tech-enabled for Profitability & Growth. Materi ini membahas tentang teknologi apa saja yang digunakan oleh perusahaan besar yang sudah memiliki banyak cabang dan bisa dijadikan contoh saat scaling nanti. Kemudian materi ketiga yaitu Fundamentals for Scale Up Company yaitu mengetahui Business Plan dan Financial Model yang ada pada Scale Up Company.

Kegiatan Roadshow Nasional F&B Kelas Bisnis Kuliner Scale Up with Local Champions ini diharapkan dapat membantu pelaku bisnis kuliner dan memajukan ekonomi lokal di setiap kota melalui penciptaan lapangan kerja. “Kami berharap roadshow ini dapat memperkuat bisnis para pengusaha kuliner lokal sehingga dapat membantu membangkitkan perekonomian masyarakat khususnya di bidang kuliner,” lanjut Gunawan.

Manfaat business scale up class yang dilakukan ESB dan Foodizz juga dirasakan oleh brand minuman modern MUNIM. “Saya merasa beruntung bisa mengikuti kelas ESB dan Foodizz karena kelas ini kembali mengingatkan saya bahwa industri F&B adalah industri yang rawan perubahan, jadi kita tidak boleh berpuas diri. Kelas ini juga mengajarkan pentingnya sistem ERP , karena data merupakan intangible asset yang berguna untuk keberlanjutan bisnis,” ujar pemilik MUNIM, Affan Arisga.

[Gambas:Video CNBC]

(merampok/ayh)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Best Buy adds iPad Pro and Apple Watch Ultra to its Upgrade+ plan Previous post Best Buy adds iPad Pro and Apple Watch Ultra to its Upgrade+ plan
Redmi 12 goes official with Helio G88 SoC and 50MP main cam Next post Redmi 12 goes official with Helio G88 SoC and 50MP main cam