Musisi RI Ini Masuk Label Rekaman EDM Terbesar Dunia

Musisi RI Ini Masuk Label Rekaman EDM Terbesar Dunia

Read Time:2 Minute, 26 Second

Jakarta, CNBC Indonesia – Musisi Muhammad Ryan Pamuji Setyawan akan merilis lagu barunya melalui label rekaman Electronic Dance Music terbesar di dunia asal Belanda Spinnin’ Records. Spinnin’ Records, yang berbasis di Belanda, dikenal sebagai salah satu label rekaman terkemuka di genre musik elektronik.

Label ini memiliki jangkauan internasional yang luas, jaringan yang kuat, dan pengalaman dalam mempromosikan dan mendistribusikan musik elektronik. Kolaborasi dengan Spinnin’ Records dapat memberi Ryan kesempatan untuk mendapatkan eksposur yang lebih besar di kalangan penggemar musik elektronik di seluruh dunia.

Menggunakan beberapa nama panggung, salah satunya Ryan Oris, pria berusia 27 tahun ini memiliki lebih dari 200.000 pendengar bulanan dan lebih dari 4.600.000 streaming di Spotify. Jumlah pendengar dan streaming bulanan yang signifikan menunjukkan popularitasnya di kalangan penggemar musik elektronik.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Lagu-lagunya beberapa kali masuk chart musik EDM di Belanda, Jerman dan Prancis. Hal ini menunjukkan bahwa musiknya telah diterima dengan baik di tingkat internasional dan berhasil menarik perhatian pendengar dan industri musik di negara-negara tersebut.

Prestasi ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan menunjukkan bahwa Ryan telah membangun reputasi dan pengikut setia dalam musik elektronik. Dengan karyanya yang diterima secara positif di beberapa negara Eropa, ia dapat terus memperluas jangkauan dan pengaruhnya di kalangan penggemar musik EDM di seluruh dunia.

Pria asal Yogyakarta yang biasa disapa Ryan ini memulai karir profesionalnya sebagai produser musik dan DJ sejak tahun 2015. Ia merilis lagu-lagunya melalui label rekaman asal Australia bernama Foras Records, memberinya kesempatan untuk mengenalkan karyanya ke dunia internasional. pendengar.

Selain merilis lagu-lagunya, Ryan juga aktif tampil di berbagai klub malam, pensi, dan festival musik elektronik di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, Jakarta, dan Bali. Hal ini menunjukkan bahwa ia telah membangun eksistensi yang kuat di kancah musik elektronik tanah air dan terlibat dalam industri musik elektronik di Indonesia.

“Saya sering ikut live performance di klub malam, pensi, dan festival musik. Dan berusaha menjadi musisi elektronik yang mengerti kebutuhan pendengar,” ujar Ryan.

Dengan kombinasi merilis karyanya melalui label rekaman dan tampil live di berbagai acara musik, Ryan berkesempatan untuk terus mengembangkan bakatnya, membangun jaringan di industri musik, serta meningkatkan ketenarannya di kalangan penggemar musik elektronik di Indonesia.

Spinnin’ Records adalah salah satu label rekaman Electronic Dance Music terbesar di dunia. Spinnin’ Records adalah rumah bagi DJ terkenal dunia seperti Steve Aoki, Martin Garrix, dan Tiësto. Hal ini menjadi angin segar menyusul musisi elektronik Indonesia lainnya yang sudah dikenal secara internasional seperti Angger Dimas, Weird Genius dan Bleu Clair.

Kehadiran musisi elektronik Indonesia di kancah internasional merupakan pencapaian penting dan angin segar bagi industri musik elektronik di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa bakat dan kualitas musisi Indonesia diakui secara global dan berpotensi bersaing di kancah internasional.

Dengan semakin banyaknya musisi elektronik Indonesia yang diakui dunia internasional, hal ini juga memberikan inspirasi dan dorongan bagi para musisi muda di Indonesia untuk menggali dan mengembangkan bakatnya di bidang musik elektronik.

[Gambas:Video CNBC]

(Zefanya Aprilia/ayh)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
KB Bukopin-Taspen Dorong Pemberdayaan Pensiunan & UMKM Previous post KB Bukopin-Taspen Dorong Pemberdayaan Pensiunan & UMKM
Honor showcases AI-generated artworks inspired by Honor 90 design Next post Honor showcases AI-generated artworks inspired by Honor 90 design